Trauma Jatuh Cinta

(Q) : Salah gak kalau trauma jatuh cinta gara-gara ngerasa sering disakitin terus?


(A) : Gak salah tapi gak bener juga.

Gak salah karena siapa sih yang gak trauma kalo disakiti berkali-kali? Kecuali yang hatinya memang sekeras batu dan sedingin es.

Tapi gak bener juga kalo jadi trauma jatuh cinta, yang artinya gak mau dan gak berani jatuh cinta lagi.

Pengalaman tersakiti harusnya jadi pelajaran buat lebih pintar dan bijak dalam hal jatuh cinta. Mungkin dulu sering disakiti karena memang terlalu mudah jatuh cinta atau gak penah pikir panjang, sehingga jatuh cinta pada orang yang salah.

Jatuh cinta itu soal perasaan, tapi bukan berarti pikiran kita gak dijalankan. Jadi sebelum kita sungguh-sungguh menyerah dengan jatuh cinta pada seseorang, cobalah untuk pake pikiran kita juga, berdasarkan pengalaman dan juga nasehat-nasehat orang yang lebih bijak dan lebih pengalaman, sehingga kita gak perlu gagal lagi waktu jatuh cinta. Paham?

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Blog

Tante kenapa bikin ask.fm?

Hem… awalnya karena suka gemes kalo lihat jawaban para teenagers, rasanya suka pengen ikutan comment sebagai orang dewasa. Kan jalan pikiran orang dewasa suka beda

Read More »
Blog

My Diary

27 Januari 2016 Waktu kecil, saya punya buku harian ( diary ), dan seperti buku diary pada umumnya waktu itu, bukunya tebal dan ada kuncinya,

Read More »
Blog

My Journey – The beginning

Dari sekian kali perjalanan saya, baru kali ini saya tulis jurnalnya, kenapa? Karena baru sekarang saya punya blog hahahaha…! Kalo dalam sebuah buku, maka tulisan saya

Read More »