Ini adalah salah satu email yang saya terima beberapa tahun yang lalu. Waktu saya baca ulang, saya merasa perlu membagikan kisah ini karena di dalamnya
(Q) : Auntie, apakah setelah menikah perempuan harus melepas mimpinya punya karir tinggi dan pendidikan lebih tinggi? misalnya stlh menikah dan punya anak, masih bisa nggak sih, perempuan itu ngejar
( Q ) :Auntie, saya lagi sering chat sama cewek, terus akhir-akhir ini dia sering nyariin kalo pas ngilang lama, trus ngajak SC, VN juga. Apa itu artinya dia ada
(Q) : Menurut Auntie,orang yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga perlu nggak sih lanjut kuliah S2? Meskipun sebelum dan sesudah lulus S2 nya tetap jadi ibu rumah tangga? (A) :
Q: Aku ga suka bukan karena gak ada alesan nih Tan. Tapi, dia tuh bikin nama samaran buat aku, dan dia suka ejek ejek aku pake nama samaran itu. Ngejeknya