Ini adalah salah satu email yang saya terima beberapa tahun yang lalu. Waktu saya baca ulang, saya merasa perlu membagikan kisah ini karena di dalamnya
(Q) : Tante, “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang..” itu maksudnya gimana? (A) : Kalo kata tante, ya, jangan yang gak seimbang gitu, kalo ibarat main jungkat jungkit itu,
(Q) : Auntie, benci sama cinta itu beda tipis yah. Kenapa banyak yg tadinya saling sayang/cinta. Akhirnya malah jadi sebel. Apalagi pihak yang diputusin. Gimana sih biar kita bisa ga
(Q) : Auntie kenapa cewe pada umumnya lebih tertarik sama cowo yang nakal daripada yang baik? (Q) : Ini hasil wawancara ya : – soalnya cowok nakal lebih menarik, apalagi
Q : Auntie kenapa ya semakin mencoba melupakan maka semakin sayang? Padahal udah coba ga perduli lagi tapi gabisa…….. A : Karena setiap kamu mencoba melupakan artinya saat itu juga