Ini adalah salah satu email yang saya terima beberapa tahun yang lalu. Waktu saya baca ulang, saya merasa perlu membagikan kisah ini karena di dalamnya
Q : Auntie aku merasa kurang diperhatikan sama orangtua, tapi setiap aku protes mereka malah marah dan bilang itu aku aja yg tdk pernah nganggap mereka Sekarang aku bingung mau
(Q) : Salah nggak sih, auntie.. “jutekin” sahabat cowok kita yg dulu akrab banget tapi setelah dia punya pacar, pacarnya cemburu sama kita? Maksudnya buat jaga jarak aja, biar kita
(Q) : Menurut Auntie,orang yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga perlu nggak sih lanjut kuliah S2? Meskipun sebelum dan sesudah lulus S2 nya tetap jadi ibu rumah tangga? (A) :