Hem… awalnya karena suka gemes kalo lihat jawaban para teenagers, rasanya suka pengen ikutan comment sebagai orang dewasa. Kan jalan pikiran orang dewasa suka beda sama anak muda, mungkin karena
Q : Dear Auntie, Sebenarnya saya sudah kirim ini sih sebelumnya. Saya tunggu jawaban auntie tapi tidak muncul-muncul. jadi saya kirim ulang lagi ya, Auntie. Begini, kebetulan saya mendapatkan nomor
Q : Auntie, judul skripsi aku ditolak terus sama dosen, sementara ortuku nanya2 mulu knp skripsi nya ga mulai2. Ada saran ga auntie gmn supaya judul skripsi diterima dosen? A
Q: Tan, aku tuh pendek. Aku perempuan, umur aku 14 tahun, tapi tinggi aku berapa coba? Ah palingan juga cuma 153 cm lah, Tan. Pendek banget kan? Gimana yah Tan,